Kamis, 01 Januari 2009

GAYA DESAIN KONSTRUKTIVISME

CONSTRUCTIVISME/KONSTRUKTIVISME

Aliran seni constructivism atau dalam bahasa indonesia konstruktivisme, lahir di Rusia pada awal abad ke -20. Seniman aliran konstruktivisme ini kebanyakan merupakan seniman muda dan para remaja, yang menggambarkan seni mereka sebagai kesatuan ide dari seni-seni modern. Aliran ini identik dengan 3 dimensi, karena banyak sekali karya konstruktivisme yang menggunakan teknik penggambaran 3 dimensi. Konstruktivisme menganut abstrak secara keseluruhan yang mengabdi pada modermnitas, memiliki tema yang sering kali geometrik, eksperimensional, dan kadang-kadang emosional. Tema konstruktivisme juga sangan minimalis, mereka memecah bentuk-bentuk yang rumit menjadi bentuk-bentuk dasar. Aliran ini sering menggunakan warna merah, hitam, dan putih pada poster-posternya.

Teori Konstruktivisme diperoleh dari Suprematisme Rusia, De Stijl Belanda dan Bauhaus Jerman. Jerman merupakan tempat kegiatan Konstruktivisme terbanyak di luar Uni soviet setelah Bauhaus Walter Grophius, sebuah seni progresif dan sekolah desain yang simpatik terhadap pergerakan tersebut, sama seperti pusat2 seni lainnya dan akhirnya Amerika Serikat.

Salah satu tokoh seni konstruktivisme adalah Vladimir Tatlin, sebagai orang pertama yang mengedepankan seni yang optimistik, konstruksi relief yang tidak reprentational,pahatan, kinateik, dan lukisan yang menghubungkan seni dengan ide yang konkrit. Ia ingin memperlihatkan bahwa titik puncak seni tidak hanya berputar sekitar seni murni, tetapi seni yang tak ternilai dapat ditemui di dalam seni terapan. Serta seni yang dapat menunjukan aliran proletar mereka. Seni konstruktivisme ini tidak hanya menggunakan kanvas sebagai sarana untuk menyalurkan seni, tetapi aliran ini memmilih untuk memberikan sentuhan seni pada bidang-bidang yang lebih berguna menurut mereka, seperti poster, logo, perabotan, bangunan, dan patung. Aliran ini juga masuk pada seni arsitektur di Rusia saat itu, banyak nya bidang yang mereka gunakan membuat masyarakat nya sangat identik dengan konstruktivisme, bukan hanya seniman nya.



Tokoh-tokoh Konstruktivisme

1. Vladimir Tatlin (1885-1953)

Seniman Rusia yang bergelar Bapak Konstruktivisme, walaupun begitu ia menolak gelar itu dan paling dihormati pada tahun 1920an di Eropa barat sebagai orang yang membawa seni ke teknologi dan produksi industri.

Ia seorang puitis, berjiwa pemimpin dan orang-orang menyukai jalan pikirannya yang diam dan tenang, ia mempunyai keahlian seni berpatung, membuat sendiri menyanyi dan bermain peran dalam Russian Folk Music and Instrument.

Ayahnya adalah seorang teknisi rel kereta api dan ibunya pembuat puisi.Tatlin muda membagi masa studinya yaitu pada sekolah seni di Penza dan Moscow, dan di lautan sebagai pelaut yang berjualan. Salah satu temannya menjelaskan studio dan gaya hidup Tatlin berbentuk kapal yang esensial dan pengetahuannya tentang berlaut terlihat dari karya-karyanya. Bagaimanapun, sebagian kecil dari itu ada panya sebagai Vast Tower yang paling penting produktivitasnya, terlihat dari gambar dan model yang dibuat, puisi oleh Khlebnikov, dan model mesin terbang. Karya-karyanya juga mendapat pengaruh dari teman dekatnya yaitu Khlebnikov yang menggabungkan perasaan ke dalam matematik, sejarah, burung-burung, dan bahasa dengan spekulasi ke dunia revolusi yang(menurutnya) dapat membawa pujian untuk Tatlin dengan membuat, dan menulis tentang menara-menara dan penerbangan. Ia memulai dan mengakhiri karir nya sebagai pelukis dan designer panggung. Beberapa hasil dari latihannya berupa lukisan dan mengembalikan ikon, dan selanjutnya ia stres bahwa itu semua punya pengaruh besar terhadap pekerjaanya, tetapi kejadian yang paling hebat dalam formasinya pada saat ia mengunjungi Paris, pada 1914, dimana ia memanggil Picasso dan melihat karya-karya terbarunya, termasuk patung konstruksi.

Pada saat itu, patung konstruksi semacam itu mendominasi output Tatlin; relief piktorial; ujung relief melayang pada 2 sudut tembok dan counter relief dilempar dengan tali atau kabel dalam kejauhan dari tembok yang manapun. Karya-karya ini sering menunjukan abstrak, tetapi yang pertama dari itu semua termasuk kaca dan gambar botol dan bisa juga esai visual pada representasi dan kenyataan, dan yang lain menunjukan variasi jalan.

Corner relief mempunyai kualitas ikon yang kuat dan menunjukan favorit ikon Rusia tentang Mother of God. Sedikit dari konstruksinya, terbuat dari kayu dan besi. Pada tahun 1914-1916, karya-karya itu dipamerkan di Moscow dan Petrograd dan memikat para seniman avant-garde, beberapa dari mereka menjadi muridnya. Pada tahun 1918, Tatlin ditunjuk menjadi kepala seni direktorat dari Commissariat for Enlightenment’s Moscow.

Tidak puas dengan hasil patung yang sudah kuno, Tatlin membuat proyek untuk sebuah monumen: menuju revolusi, merencanakan struktur dari baja dan kaca, langsung patung dan arsitekturnya, untuk mengalahkan ukuran dan bentuk dinamik menara Eiffel di Paris dan tempat Comintern, markas para komunis internasional. Itu akan berada di Petrogad, melangkahi sungai Neva seperti Colossus dan menunjuk ke tiang bintang, akan menghubungkan bumi ke cosmos. Menjudulkan kembali monumen untuk the Third International, itu dipamerkan dalam bentuk model besar pada musim dingin tahun 1920-21, menarik perhatian yang besar di dalam dan luar negeri, dan terlihat sebagai suatu bentuk seni yang baru. Model yang lebih kecil adalah karya utama dari Soviet pada pameran Expotition of Decorative Arts pada tahun 1925 di Paris.

Ia mengajar di institut seni baru Moscow, Kiev dan Petrogad, mengembangkan kursus pada ‘material budaya’. Ia dan muridnya membuat prototipe jajakan untuk keramik, tekstil, dan perabotan yang efisien dan ekonomis. Dengan bantuan dari pemerintah, ia dan asistennya, dengan saran para spesialis penerbangan dan obat-obatan, bekerja selama 1930-33 untuk merancang mesin terbang, untuk mengatasi dan dapat dikontrol oleh 1 orang, dari unsur yang natural dan material yang sintetis dan bentuk in organik. Ia bermaksud untuk memproduksinya secara masal, seperti sepeda, untuk mewujuskan impian kuno manusia tentang pelarian pribadi. 3 versi nya di pamerkan di Moscow pada tahun 1932.

Pada tahun 1931, ia diberi gelar Honored Art Worker of the Soviet Union sebagai seorang ‘seniman berbudaya tinggi, pekerja keras yang loyal untuk revolusi proletar’.Pada tahun 1930an, Tatlin kemali ke lukisan figuratif, kebanyakan sebagai pribadi yang bekerja sebagai perancang panggung dan melanjutkan perkembangan mesin terbangnya.Adanya bukti bahwa ia ingin menjadi Leonardi da Vinci modern, seperti Daedalus yang legendaris pada masa kuno, untuk menambah keajaiban dunia di masyarakat egaliter yang baru, lewat kerja hidup sampai pikiran populer dengan melibatkan rakyat dan tradisi agama.

2. Antoine Pevsner (1886 - 1962)
Antoine Pevsner lahir di Rusia tetapi menjadi warga Negara Prancis pada 1930. Ia adalah adik dari Naum Gabo dan mereka berdua adalah figure pemimpin era konstruktivisme. Dari tahun 1911 sampai 1914, Pevsner menjalani waktu yang baik di Paris dengan temannya Archipenko dan Modigliani. Lalu ia tinggal di Norwegia selama 2 tahun bersama kakaknya sebelum kembali ke Rusia pada 1917. Pevsner menambahkan teori konstruktivisme kakaknya yaitu Manifesto realistik. Ia menetap di Paris secara permanen pada 1912 dan mulai berkarya dengan seni pahat. Pertama, ia menggunakan plastik lalu besi. Karya Pevsner menjadi abstrak seluruhnya setelah tahun 1927.

3. Liubov Popova (1889 - 1924)

Nama aslinya Liubov Sergeyevna Eding, ia lahir di Moskow dan belajar di Paris sampai awal Perang Dunia I. Popova bertemu dengan Vladimir Tatlin, ayah Konstruktivisme Rusia, pada saat dia kebali ke Rusia dan pengaruh Tatlin sangat besar terlihat pada lukisannya pada saat itu. Karyanya terdiri dari garis-garis yang tidak teratur dan bentuk geometris untuk menciptakan kedalaman ruang kosong. Sebelum kematiannya dari demam Scarlet di usia 3 tahun, Popova bekerja di teater, mendesain panggung dan kostum dan juga membuat pola tekstil untuk pabrik First State Textile di Moscow.

4. El Lissitzky (1890-1941)

Nama aslinya Lazar Markovich Lissitzky, lahir 23 november di Smolensk, Rusia. Ia adalah seorang seniman, desiner, fotografer, guru, tipografer, dan arsitek. Ia adalah satu dari figur-figur yang penting dalam avant-garde Rusia, membantu mengembangkan suprematisme, dan mendesain banyak pameran, dan mengerjakan propaganda untuk Spviet Union yang dulu.

Karyanya berpengaruh besar terhadap Bauhaus, konstruktivis, danpergerakan De Stijl yang di eksperimen dengan tekhnik produksi dan alat gaya yang akan mendominasi desain grafis abad 20.

Seluruh karir Lissitzky di hubungkan dengan kepercayaan bahwa seniman dapat menjadi agen sebagai gantinya, yang ada dalam ringkasan dengan dekritnya, “das zielbewußte Schaffen” (The goal-oriented creation- Ciptaanyang diorientasikan oleh cita-cita).

Ia adalah seorang Yahudi, ia memulai karirnya menilustrasi buku anak Yiddish untuk mempromosikan budaya Yahudi di Rusia, sebuah negara yang mengalami perubahan besar pada saat itu dan sudah dicabutnya kontra undang-undang Semit. Mulai umur 15 tahun, ia nulai mengajar; pekerjaan seumur hidupnya. Bertahun-tahun ia mengajar dalam berbagai variasi posisi, sekolah, dan medium artistik, menyebarkan dan, bertukaran ide-ide dalam laju yang kilat. Ia membawa etiknya bersamanya saat ia bekerja dengan Malevich dalam mengepalai kelompok seni suprematis yaitu UNOVIS, pada saat ia mengembangkan karya suprematisnya, Proun, dan selanjutnya masih di tahun 1921, saat ia bekerja sebagai duta besar seni Rusia di Weimar, Jerman, bekerja dengan dan mempengaruhi figur-figur penting dalam pergerakan Bauhaus dan De Stijl selama disana. Dalam tahun-tahun yang ada ia membawa inovasi yang signifikan dan perubahan dalam bidang tipografi, pameran desain, photomontage, dan desain buku, memproduksi secara kritis kerja yang terhormat dan memenangkan International Accalim untuk pameran desain nya. Itu terus berlanjut sampai wafatnya di tempat tidur, dimana pada tahun 1941 ia membuat 1 dari karya dia yang diketahui, yaitu poster propaganda Soviet yang mengerahkan orang untuk membuat lebih banyak tangki demi perjuangan melawan Nazi Jerman.



Tokoh-tokoh seni Konstruktivisme yang lain :

Naum Gabo- (1890-1977)
Sergei Eisenstein- pembuat film (1898-1948)
John Ernest - (1922-1994)
Ella Bergmann-Michel - (1896-1971)
John McHale - (1922-1978)
László Moholy-Nagy - (1895-1946)
Avgust Černigoj - (1898-1985)
Burgoyne A. Diller - (1906 - 1965)
Kenneth Martin - (1905-1984)
Vsevolod Meyerhold – Direktur teater (1874-1940)
Konstantin Melnikov - arsitek (1890-1974)
Vadim Meller - (1884-1962)
Alojz Klimo - (1922-2000)
Joaquin Torres Garcia - (1874-1949)
Vasiliy Yermilov - (1894-1967)
Dziga Vertov – Pembuat film (1896-1954)
Alexander Vesnin - arsitek, pelukis dan desainer (1883-1957)
Moisei Ginzburg, arsitek (1892-1946)
Tomoyoshi Murayama - (1901-1977)
Victor Pasmore - (1908-1998)
Manuel Rendón Seminario - (1894-1982)
Aleksandr Rodchenko - (1891-1956)
Oskar Schlemmer - (1888-1943)
Georgii and Vladimir Stenberg – Desainer poster dan pemahat (1900-1933, 1899-1982)
Varvara Stepanova - (1894-1958)
Joaquin Torres Garcia - (1874-1949)
Gustav Klutsis - (1895-1938)
El Lissitzky - (1890-1941)
Ivan Leonidov - arsitek (1902-1959)
Louis Lozowick - (1892-1973)
Berthold Lubetkin - arsitek (1901-1990)
Vadim Meller – (1884-1962)

Sumber :

http://pshycochrometd1a.wordpress.com/2008/03/19/constructivism/
http://tjoengkildata.wordpress.com/
http://nouveauholic.wordpress.com/2008/03/18/constructivism/
http://creative5uite.wordpress.com/konstruktivisme/
http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2008/02/23/russian-graphic-design/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar